Proses logistik internasional memegang peran penting dalam menjaga arus barang ekspor impor tetap lancar, aman, dan tepat waktu di tengah aturan perdagangan global yang terus berubah. Tanpa pengelolaan yang rapi, bisnis berisiko menghadapi keterlambatan, biaya tambahan, bahkan penahanan barang di pelabuhan negara tujuan.
Untuk mengurangi risiko tersebut, banyak pelaku usaha memilih bekerja sama dengan jasa pengiriman logistik yang berpengalaman menangani pengiriman lintas negara, mulai dari pengurusan dokumen hingga koordinasi dengan pihak bea cukai dan mitra di luar negeri. Kerja sama ini membantu pemilik bisnis fokus ke pengembangan pasar sambil memastikan pengiriman tetap terkendali.
Apa Itu Proses Logistik Internasional?
Proses logistik internasional adalah alur pengelolaan barang dari negara asal ke negara tujuan yang mencakup perencanaan pengiriman, pengemasan, pengurusan dokumen, pengangkutan lintas negara, hingga distribusi terakhir ke penerima. Seluruh tahapan ini harus mengikuti regulasi perdagangan internasional dan aturan bea cukai masing masing negara.
Dalam praktiknya, proses ini umumnya ditangani oleh freight forwarder atau perusahaan logistik yang mengoordinasikan transportasi laut, udara, darat, pergudangan, dan kepatuhan dokumen. Tujuannya adalah memastikan barang tiba di lokasi yang tepat, dalam kondisi baik, dengan biaya yang terkontrol.
Tahapan Proses Logistik Internasional
Sebelum ke detail tiap tahapan, penting memahami bahwa proses logistik internasional selalu berulang dalam pola yang sama mulai dari perencanaan hingga barang diterima. Dengan memahami alurnya, bisnis bisa mengurangi risiko biaya tidak terduga dan keterlambatan di pelabuhan.
1. Perencanaan Kebutuhan dan Pemilihan Rute
Tahap awal dimulai dari menentukan jenis barang, volume, tujuan, dan tenggat pengiriman. Dari data ini, barulah dipilih moda transportasi paling sesuai seperti laut untuk volume besar atau udara untuk kebutuhan lebih cepat.
Di tahap ini juga dilakukan perbandingan tarif, estimasi transit time, dan penentuan rute apakah langsung ke negara tujuan atau melalui beberapa hub logistik. Keputusan yang tepat di awal akan berpengaruh besar ke total biaya dan keandalan pengiriman.
2. Persiapan Barang dan Pengemasan
Setelah rencana pengiriman jelas, barang disiapkan di gudang pengirim untuk diinspeksi dan dikemas sesuai standar internasional. Pengemasan yang tepat akan melindungi barang dari guncangan, kelembapan, dan risiko kerusakan selama perjalanan panjang.
Untuk barang tertentu seperti elektronik, produk cair, atau bahan berbahaya, standar kemasan biasanya lebih ketat dan wajib mengikuti aturan khusus. Informasi ini nantinya tercermin juga di dokumen seperti packing list dan deklarasi barang berbahaya jika diperlukan.
3. Pengurusan Dokumen dan Bea Cukai
Dokumen menjadi inti proses logistik internasional karena menjadi dasar penilaian bea cukai di negara asal dan tujuan. Dokumen seperti commercial invoice, packing list, dan bill of lading berisi detail nilai, jenis, dan jumlah barang.
Di tahap ini, perusahaan logistik biasanya membantu menyiapkan dokumen, mengajukan ke sistem kepabeanan, dan mengurus perizinan tambahan jika barang termasuk kategori khusus. Dokumen yang tidak lengkap dapat menunda proses customs clearance dan menimbulkan biaya penumpukan di pelabuhan.
4. Pengangkutan Internasional
Setelah dokumen siap, barang dipindahkan ke pelabuhan atau bandara untuk dimuat ke kapal atau pesawat sesuai jadwal yang sudah dibooking. Posisi kontainer di kapal diatur agar sesuai tujuan dan menjaga keamanan selama pelayaran.
Selama pengangkutan internasional, perusahaan logistik memantau pergerakan kargo dan memberikan update status pengiriman kepada pemilik barang. Pelacakan yang jelas membuat bisnis bisa merencanakan persediaan dan distribusi di negara tujuan dengan lebih terukur.

Source: Freepik
5. Customs Clearance dan Distribusi Akhir
Saat tiba di negara tujuan, kargo akan melalui proses customs clearance untuk pemeriksaan dokumen dan penetapan bea masuk. Jika semua dokumen sesuai, barang bisa segera keluar dari pelabuhan dan melanjutkan perjalanan ke gudang penerima.
Tahap terakhir adalah distribusi domestik dari pelabuhan atau bandara ke alamat pembeli, sering disebut last mile delivery. Di sini, keakuratan alamat dan pengaturan jadwal pengiriman menjadi faktor penting agar barang cepat diterima.
5 Dokumen Penting dalam Logistik Internasional
Dalam proses logistik internasional, dokumen bukan hanya formalitas tetapi dasar legal yang mengikat penjual, pembeli, dan operator logistik. Dokumen yang tertata rapi membantu mencegah sengketa dan mempercepat clearance di perbatasan.
1. Commercial Invoice
Commercial invoice adalah tagihan resmi dari penjual ke pembeli yang memuat nilai, mata uang, dan deskripsi barang. Dokumen ini dipakai bea cukai untuk menentukan nilai pabean dan perhitungan bea masuk.
2. Packing List
Packing list merinci isi setiap kemasan termasuk jumlah, jenis barang, berat, dan dimensi. Dokumen ini membantu pemeriksaan fisik di pelabuhan dan memudahkan pengecekan jika terjadi selisih barang.
3. Bill Of Lading Atau Airway Bill
Bill of lading dipakai untuk pengiriman laut, sedangkan airway bill untuk pengiriman udara. Keduanya berfungsi sebagai bukti kontrak pengangkutan antara pengirim dan perusahaan transportasi.
4. Certificate Of Origin
Certificate of origin menyatakan negara asal barang dan sering menjadi syarat untuk mendapatkan tarif preferensi bea masuk sesuai perjanjian dagang. Banyak negara mewajibkan dokumen ini untuk memastikan asal produk dan mencegah praktik dagang tidak fair.
5. Dokumen Tambahan Khusus
Untuk barang tertentu bisa dibutuhkan dokumen seperti MSDS, sertifikat kesehatan, atau sertifikat karantina. Tanpa dokumen tambahan tersebut, barang berisiko ditahan lebih lama di pelabuhan.
7 Tips Memilih Jasa Logistik Internasional yang Tepat
Pemilihan partner logistik yang tepat menentukan kelancaran proses logistik internasional jangka panjang. Untuk bisnis yang sedang bertumbuh, stabilitas dan kejelasan layanan jauh lebih penting daripada tarif paling murah.

Source: Freepik
1. Cek Pengalaman dan Reputasi
Pilih perusahaan yang sudah berpengalaman menangani pengiriman ke negara tujuan Anda dengan rekam jejak yang konsisten. Reputasi bisa dilihat dari lama operasional, jenis klien yang dilayani, serta testimoni yang tersedia.
2. Pastikan Jaringan Global yang Kuat
Perusahaan logistik dengan jaringan agen di banyak negara akan lebih siap menghadapi kendala di lapangan. Jaringan kuat membantu mempercepat penanganan jika terjadi perubahan jadwal kapal, pemeriksaan mendadak, atau penyesuaian rute.
3. Transparansi Biaya dan Estimasi Waktu
Pastikan struktur biaya dijelaskan sejak awal termasuk tarif dasar, biaya tambahan di pelabuhan, dan asuransi bila dibutuhkan. Estimasi waktu juga harus realistis sesuai moda transportasi dan kondisi rute yang dipilih.
4. Fasilitas Gudang dan Armada Pendukung
Periksa ketersediaan gudang di lokasi strategis serta armada angkutan darat untuk menghubungkan gudang, pelabuhan, dan penerima. Fasilitas ini membantu mengurangi risiko penumpukan barang dan mengoptimalkan jadwal stuffing maupun delivery.
5. Dukungan Pengurusan Dokumen dan Bea Cukai
Jasa logistik yang baik biasanya memiliki tim khusus untuk membantu pengurusan dokumen dan kepabeanan. Hal ini penting agar proses logistik internasional tidak tersendat hanya karena kesalahan administratif.
6. Layanan Pelacakan Pengiriman Yang Jelas
Kemampuan tracking yang detail membantu bisnis memantau posisi barang dan merencanakan stok di gudang. Fitur pelacakan juga memudahkan komunikasi dengan pelanggan akhir yang menunggu barang.
7. Komunikasi dan Layanan Pelanggan Mudah Dihubungi
Respon cepat saat ada pertanyaan atau kendala di lapangan sangat berpengaruh pada kepercayaan klien. Pilih penyedia yang memiliki kontak jelas dan tim yang sigap membantu sepanjang waktu pengiriman.
5 Keunggulan Menggunakan Jasa Logistik Profesional
Menggunakan perusahaan logistik profesional membuat proses logistik internasional lebih terstruktur dan terkontrol. Beban teknis pengiriman bisa dialihkan sehingga bisnis fokus ke penjualan dan pengembangan produk.
1. Pengelolaan Dokumen Lebih Rapi
Tim logistik profesional terbiasa menangani berbagai jenis dokumen ekspor impor. Risiko kesalahan dalam invoice, packing list, atau bill of lading bisa ditekan sejak awal.
2. Akses ke Jaringan Transportasi Luas
Perusahaan logistik besar biasanya punya akses ke banyak jalur pelayaran, maskapai, dan mitra di berbagai negara. Ini memudahkan penyesuaian rute ketika ada perubahan jadwal atau gangguan tertentu.
3. Efisiensi Biaya Jangka Panjang
Dengan volume pengiriman yang besar, perusahaan logistik sering mendapat tarif lebih kompetitif dari operator transportasi. Manfaat ini bisa diteruskan ke klien sehingga biaya pengiriman lebih terkendali dalam jangka panjang.
4. Manajemen Risiko yang Lebih Baik
Logistik profesional terbiasa menangani risiko seperti potensi kerusakan, kehilangan, atau penundaan. Mereka juga biasanya menyediakan opsi asuransi dan prosedur klaim yang jelas.
5. Fokus Bisnis Tetap Terjaga
Saat pihak logistik menangani detail teknis, tim internal bisa fokus mengembangkan pasar dan meningkatkan penjualan. Kombinasi ini akan mendukung pertumbuhan bisnis yang lebih stabil di pasar global.
FAQ
Rangkaian kegiatan pengelolaan barang dari satu negara ke negara lain mulai dari persiapan, dokumen, pengiriman, hingga barang diterima.
Tergantung moda dan tujuan, pengiriman laut bisa beberapa minggu sedangkan udara biasanya beberapa hari kerja.
Tidak selalu, namun banyak negara dan skema tarif preferensi mensyaratkan dokumen ini.
Dokumen menjadi dasar penilaian bea cukai dan bukti legal transaksi sehingga mempengaruhi kelancaran pengiriman.
Sangat disarankan agar alur dokumen, bea cukai, dan pengiriman lintas negara lebih terkelola.
Maksimalkan Proses Logistik Internasional Anda Bersama Dermaga Indonesia
Proses logistik internasional yang rapi akan membantu bisnis menjaga arus barang tetap stabil, menekan biaya tidak terduga, dan meningkatkan kepercayaan pelanggan di luar negeri. Semua tahapan mulai dari perencanaan rute, pengemasan, pengurusan dokumen, hingga distribusi akhir membutuhkan pengalaman dan koordinasi yang solid.

Source: Freepik
Untuk pengelolaan pengiriman yang lebih terkontrol, manfaatkan layanan logistik Dermaga Indonesia yang menyediakan fasilitas gudang di Indonesia dan pusat perdagangan utama, serta dukungan pengiriman laut dan udara untuk berbagai kebutuhan ekspor impor bisnis Anda.







