Memfasilitasi pengiriman untuk pelanggan dengan membawa barang dari setiap supplier ke titik distribusi akhir.

setiap barang akan diterima, disortir, kemudian dikirim dan didistribusikan sesuai dengan jenis pengiriman yang di inginkan. Kami menyediakan berbagai layanan distribusi dan pengiriman untuk LCL (Less Container Load).

Mengatur pembongkaran barang dari dan ke kapal dengan menggunakan peralatan mekanis, non mekanis, dan moda transportasi pendukungnya.

Menangani pengiriman, prosedur bea cukai dan imigrasi, serta mempersiapkan asuransi dan dokumentasi.

memahami setiap peraturan bea cukai, memiliki tenaga ahli yang dilengkapi dengan sertifikat Keahlian Kepabeanan.

Kantor perwakilan kami di Yiwu dan Guangzhou memiliki letak strategis yang dekat dengan pusat industri di Cina.

11 Barang yang Boleh Diimpor dengan Bebas, Terbatas, dan Berizin

Des 22, 2025 | News

Permintaan impor ke Indonesia terus meningkat. Banyak pelaku usaha dan individu ingin tahu barang yang boleh diimpor agar prosesnya lancar dan sesuai hukum. Proses ini tidak hanya tentang izin, tetapi juga mencari mitra logistik yang tepat.

Jika kamu ingin mulai bisnis impor, gunakan jasa pengiriman logistik yang berpengalaman untuk memastikan semua proses berjalan mulus dari pelabuhan hingga ke tangan penerima.

Daftar Barang yang Boleh Diimpor ke Indonesia

Tidak semua produk dari luar negeri dilarang. Pemerintah mengatur berbagai barang yang boleh diimpor untuk mendukung kebutuhan industri, kesehatan, teknologi, dan gaya hidup. Beberapa di antaranya termasuk barang konsumsi, bahan baku, serta produk teknologi modern.

1. Bahan Baku Industri

Industri di Indonesia sangat bergantung pada pasokan bahan baku dari luar negeri, terutama untuk sektor manufaktur, kimia, dan tekstil. Bahan seperti baja, resin plastik, serta serat sintetis sering diimpor untuk memenuhi kebutuhan produksi yang tidak dapat sepenuhnya disuplai oleh industri lokal.

Pemerintah mengizinkan impor bahan ini karena mendukung ekspor hasil olahan dan menjaga rantai pasok tetap stabil. Termasuk dalam kategori barang yang boleh diimpor, bahan baku industri memiliki aturan ketat terkait volume dan spesifikasi yang wajib disesuaikan dengan kebutuhan sektor tertentu.

2. Barang Elektronik

Pasar elektronik di Indonesia terus berkembang pesat. Kebutuhan akan produk digital mendorong impor berbagai perangkat seperti laptop, smartphone, dan komponen chipset komputer. Barang ini menjadi vital bagi pengguna individu maupun perusahaan karena mendukung aktivitas kerja dan hiburan.

Seluruh produk elektronik wajib memenuhi sertifikasi SNI dan terdaftar di Kementerian Perdagangan. Selain itu, pemerintah menekankan pentingnya keamanan listrik dan kompatibilitas jaringan. Dengan aturan yang jelas, barang di kategori elektronik dapat masuk secara legal dan sesuai standar nasional.

3. Produk Mesin Industri

Sektor industri membutuhkan mesin modern untuk menjaga produktivitas. Indonesia mengizinkan impor mesin pabrik, peralatan berat, serta alat otomatis dari berbagai negara produsen seperti Jerman, Jepang, dan Korea Selatan.

Importir diwajibkan melampirkan dokumen spesifikasi teknis, sertifikat keselamatan, serta pernyataan usia mesin untuk menghindari penggunaan alat yang sudah usang.

Pemerintah juga memberikan insentif bagi pelaku usaha yang mengimpor mesin hemat energi dan berteknologi ramah lingkungan. Kategori ini termasuk barang yang boleh diimpor dengan kontrol administratif cukup detail agar efisiensi produksi di dalam negeri tetap terjaga.

4. Alat Kesehatan

Produk di sektor kesehatan selalu diawasi ketat karena menyangkut keselamatan masyarakat. Beberapa alat yang diizinkan masuk antara lain alat diagnostik seperti mesin X-ray, sarung tangan medis, stetoskop, dan peralatan laboratorium.

Obat-obatan impor juga bisa diperjualbelikan setelah mendapat izin edar dari BPOM serta persetujuan Kementerian Kesehatan. Selain kualitas, faktor penyimpanan dan rantai distribusi menjadi aspek penting.

Pemerintah memastikan hanya produk yang memenuhi standar internasional yang masuk dalam daftar, guna menjaga mutu pelayanan kesehatan di Indonesia.

5. Kendaraan Bermotor

Kendaraan bermotor termasuk salah satu produk impor dengan permintaan tinggi setiap tahun. Mobil, motor, hingga kendaraan listrik diperbolehkan masuk asalkan telah melewati uji emisi dan mendapatkan izin dari Kementerian Perindustrian.

Importir juga perlu melengkapi dokumen seperti sertifikat layak jalan dan persetujuan tipe kendaraan. Untuk mendorong adopsi kendaraan ramah lingkungan, pemerintah memberikan kebijakan khusus bagi unit berbasis listrik.

Meski peminatnya besar, kuota impor tetap dibatasi agar tidak mengganggu industri otomotif lokal yang sedang berkembang pesat.

6. Bahan Pangan Olahan

Kebutuhan konsumen yang beragam membuat bahan pangan olahan menjadi salah satu barang yang boleh diimpor paling umum. Makanan kemasan, camilan, dan bahan tambahan pangan dapat masuk ke Indonesia setelah melalui uji keamanan pangan oleh BPOM.

Untuk produk hewani atau yang mengandung unsur biologis, sertifikat halal juga sering diwajibkan. Pemerintah sangat memperhatikan aspek higienitas serta kandungan gizi dari setiap produk. Hal ini bertujuan melindungi masyarakat dari produk yang tidak memenuhi standar kesehatan, sekaligus menjaga kestabilan pasokan bahan pangan nasional.

7. Produk Pertanian dan Peternakan

Impor buah, sayur, daging, serta produk olahan hewani masih dibutuhkan untuk memenuhi permintaan pasar dalam negeri, terutama pada musim tertentu. Pemerintah mengatur kuota impor agar harga tidak melonjak dan pasokan tetap terjaga. Semua produk harus memiliki izin karantina serta sertifikat kesehatan dari negara asal.

Kategori ini penting karena membantu menutup kesenjangan produksi lokal. Dengan kebijakan ketat tersebut, produk pertanian dan peternakan bisa masuk secara aman tanpa menurunkan kualitas dan keamanan pangan dalam negeri.

8. Barang Tekstil Jadi

Industri fashion Indonesia cukup besar, tetapi beberapa produk tekstil seperti kain premium, pakaian impor, dan aksesoris mode tetap punya pasar tersendiri. Produk ini diizinkan masuk setelah melewati proses labelisasi dan memenuhi ketentuan SNI.

Pemerintah memastikan bahwa barang impor tidak melanggar hak cipta desain serta tidak meniru merek lokal. Perusahaan yang mengimpor juga diharuskan melaporkan asal produsen dan bahan dasar pakaian. Dengan regulasi yang semakin modern, sektor fashion tetap kompetitif dan terbuka terhadap inovasi global.

9. Suku Cadang dan Komponen Otomotif

Permintaan untuk suku cadang kendaraan meningkat seiring pertumbuhan pengguna kendaraan pribadi dan industri transportasi. Impor komponen otomotif seperti rem, aki, lampu, dan sistem suspensi sudah diatur agar sesuai dengan standar keselamatan.

Perusahaan di sektor ini juga wajib memiliki izin Importir Terdaftar (IT) untuk menjamin kejelasan asal barang. Ketersediaan spare part berkualitas dari luar negeri membantu industri otomotif Indonesia tetap produktif dan handal dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik.

10. Produk Teknologi

Teknologi menjadi kebutuhan utama bagi dunia modern. Produk seperti gadget, perangkat lunak orisinal, serta aksesori komputer termasuk barang yang boleh diimpor secara legal selama dilengkapi dengan lisensi resmi. Importir wajib memastikan produk bebas dari malware dan sesuai dengan peraturan hak cipta internasional.

Source: Freepik

Barang teknologi juga mencakup peralatan jaringan, router, perangkat AI, hingga komponen data center yang membantu perkembangan ekonomi digital Indonesia. Dengan meningkatnya digitalisasi, pengawasan impor di sektor ini terus diperbarui agar ekosistem teknologi di tanah air semakin kuat dan aman.

11. Barang Rumah Tangga Dan Perabot

Kebutuhan masyarakat urban terhadap perabot dan alat rumah tangga terus meningkat. Barang seperti alat masak stainless steel, perabot kayu, hingga perangkat elektronik rumah tangga sering masuk dari luar negeri.

Impor diperbolehkan selama produk memenuhi ketentuan keselamatan, efisiensi energi, dan kejelasan label. Dengan kontrol ketat, produk-produk ini membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga tanpa mengurangi kualitas.

Barang yang Boleh Diimpor dengan Persyaratan Khusus

Beberapa barang yang boleh diimpor tidak bisa langsung masuk hanya dengan dokumen standar. Pemerintah memberikan status “izin khusus” pada kategori tertentu agar tidak disalahgunakan.

1. Barang Berlisensi

Produk berlisensi mencakup perangkat komunikasi, peralatan militer non-senjata, software berhak cipta, dan produk penyiaran. Barang-barang ini wajib mendapatkan izin resmi dari lembaga yang berwenang seperti Kominfo dan Kementerian Pertahanan.

Pengawasan ini dilakukan agar tidak terjadi penyalahgunaan alat komunikasi, kebocoran data, atau pelanggaran sistem keamanan negara. Setiap impor juga harus mencantumkan dokumen lisensi produsen serta perjanjian distribusi yang sah.

2. Barang Mewah

Kategori ini mencakup perhiasan, jam tangan eksklusif, karya seni bernilai tinggi, hingga kendaraan sport. Semua barang mewah yang masuk dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sesuai ketentuan Direktorat Jenderal Pajak.

Importir wajib menyertakan laporan harga barang untuk menentukan nilai pajak. Pemerintah memberlakukan kebijakan ini untuk menjaga keseimbangan ekonomi sekaligus memastikan barang mewah tidak digunakan sebagai sarana penghindaran pajak.

3. Barang Bekas

Barang bekas menjadi kategori sensitif karena rawan membawa dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Adapun barang seperti pakaian bekas, ban mobil, atau peralatan elektronik bekas umumnya dilarang impor.

Pengecualian diberikan hanya untuk keperluan riset, rekondisi industri, atau kegiatan amal dengan izin tertulis dari kementerian terkait. Setiap pengiriman barang bekas akan diperiksa ketat di pelabuhan untuk memastikan tidak melanggar ketentuan karantina dan kesehatan lingkungan.

4. Alat Berat dan Mesin Tua

Impor alat berat dan mesin dengan usia tinggi dibatasi untuk mencegah polusi serta menekan limbah industri. Hanya mesin dengan usia maksimal 20 tahun yang bisa diimpor, dengan catatan masih berfungsi baik dan memiliki nilai ekonomis tinggi.

Sebelum masuk ke Indonesia, alat tersebut harus melalui inspeksi teknis di negara asal. Pemerintah juga menerapkan kewajiban sertifikasi dari lembaga independen agar setiap mesin memenuhi standar keselamatan dan efisiensi energi.

5. Barang Hasil Rekondisi

Produk hasil rekondisi seperti mesin industri, peralatan medis, atau alat elektronik rekondisi wajib menjalani uji kelayakan teknis terlebih dahulu. Tujuannya untuk memastikan tidak ada risiko bahaya listrik, kebocoran, atau kerusakan struktur.

Importir harus mendapatkan dokumen verifikasi dari pihak ketiga yang diakui pemerintah sebelum mengajukan izin Bea Cukai. Barang yang lolos uji akan diberi label “reconditioned verified” sebagai tanda kelayakan dan standar mutu sesuai ketentuan internasional.

Peran Jasa Pengiriman dan Logistik dalam Proses Impor

Dalam proses impor, peran logistik sangat krusial. Pengurusan dokumen, transportasi laut, hingga distribusi akhir memerlukan sistem yang terencana dan detail. Di sinilah jasa logistik berpengalaman membantu perusahaan menjaga efisiensi waktu dan biaya.

  • Pengurusan Dokumen Impor: Jasa logistik membantu perusahaan melengkapi dokumen seperti invoice, packing list, sertifikat asal, dan izin impor agar lolos pemeriksaan Bea Cukai.
  • Manajemen Pengiriman Internasional: Koordinasi transportasi dari negara asal ke Indonesia membutuhkan penjadwalan yang detail untuk menghindari keterlambatan.
  • Penyimpanan di Gudang: Beberapa jasa menyediakan fasilitas pergudangan modern dengan keamanan tinggi untuk menyimpan barang sebelum didistribusikan ke pelanggan.
  • Layanan Tracking: Melalui sistem pelacakan real-time, importir bisa memantau status pengiriman sejak barang dikirim hingga tiba di tangan penerima.
  • Dukungan Pelanggan: Memilih jasa logistik dengan layanan pelanggan mudah dihubungi membuat proses impor jauh lebih lancar ketika terjadi kendala teknis.

FAQ

1. Apa saja dokumen yang wajib disiapkan untuk melakukan impor barang ke Indonesia?

Setiap importir perlu menyiapkan dokumen utama seperti invoice, packing list, bill of lading, serta Surat Pemberitahuan Impor Barang (PIB). Beberapa jenis barang juga memerlukan sertifikat asal (COO) dan izin tambahan sesuai regulasi kementerian terkait.

2. Apakah individu bisa melakukan impor tanpa izin khusus?

Bisa, selama barang yang dibeli tidak termasuk kategori terbatas atau dilarang. Untuk keperluan pribadi dengan nilai tertentu, Bea Cukai sudah menyediakan batas pembebasan pajak. Namun jika tujuan impor bersifat komersial, wajib menggunakan izin usaha serta Nomor Induk Kepabeanan (NIK).

3. Apakah semua produk luar negeri harus memiliki standar SNI?

Tidak semua, tetapi sebagian besar produk konsumsi, elektronik, bahan bangunan, dan tekstil wajib memenuhi SNI. Hal ini penting untuk memastikan keamanan, daya tahan, dan kualitas produk yang beredar di pasar Indonesia.

4. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengurus proses impor?

Durasi proses impor sangat bervariasi tergantung jenis barang, negara asal, dan kelengkapan dokumen. Umumnya, proses administrasi dan pemeriksaan di pelabuhan memakan waktu antara 5 hingga 14 hari kerja. Memakai jasa logistik profesional dapat mempercepat seluruh tahapan tersebut.

5. Bagaimana cara memastikan jasa logistik yang dipilih terpercaya?

Pastikan perusahaan logistik memiliki izin resmi, sistem pelacakan yang transparan, serta rekam jejak pelayanan yang baik. Pilihan terbaik adalah bekerja sama dengan penyedia yang memiliki pengalaman dan jaringan global luas seperti PT Dermaga Indonesia.

6. Apakah impor barang dikenakan pajak tambahan?

Ya, setiap kegiatan impor biasanya dikenai Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Pajak Penghasilan (PPh). Tarifnya berbeda tergantung jenis produk, asal negara, serta nilai barang.

7. Apa risiko jika mengimpor tanpa izin resmi?

Barang bisa ditahan atau dikembalikan ke negara asal oleh Bea Cukai. Selain itu, importir juga berpotensi terkena sanksi administrasi atau denda sesuai undang-undang kepabeanan.

Sederhanakan Impor Bersama PT. Dermaga Indonesia

Mengetahui barang yang boleh diimpor adalah langkah awal penting sebelum melakukan transaksi lintas negara. Dengan aturan yang terus diperbarui pemerintah, pelaku usaha perlu bermitra dengan pihak profesional agar impor berjalan aman dan sesuai hukum.

Source: Freepik

Untuk pengalaman yang lebih mudah dan terpercaya, manfaatkan layanan logistik Dermaga Indonesia. Kami siap mendukung kebutuhan bisnis kamu, mulai dari perencanaan pengiriman, penjemputan, hingga pengurusan dokumen impor sesuai prosedur terbaru 2025. Dengan dukungan tenaga ahli berpengalaman, setiap pengiriman jadi aman, cepat, dan transparan.